TRG tak berakhir semudah "ITU"

12 Jan 2014by Unknown | 1 komentar | Label:

Sudah baca postinganku tentang TRG? kalau belum, silakan baca dulu. Klik nih (TRG)

TRG tak semudah itu. TRG tak sekedar menggambar di kertas A0++, tak cukup sekali dua kali ganti kertas, tak sekedar dengan asistensi tiap minggu, tak cukup dengan seminggu+sebulan mengerjakan, tak cukup dengan mata yang selalu melotot, tak cukup dengan pacar yang selalu ngomel karena merasa diduakan [untung aku jombloo wahahahaa], tak sekedar mengumpulkan gambar TRG kemudian tidur nyenyak diatas genteng, tak cukup dengan pensil, penghapus, penggaris dan mal. TRG tak cukup dengan hanya misuh satu kali dua kali tiga kali, tapi berkali kali! [Aduh garisku miring, JANC*K!] [JANC*K! gak streamline] [C*K, asistensinya PHP] [JANC*K! ... dan masih banyak lagi]


TRG [Tugas Rencana *gantung diri}

4 Jan 2014by Unknown | 0 komentar | Label:

Seniman macam apa ini? Seniman abal abal.  Ya seperti itulah yang mungkin kalian pikirkan tentang seonggok daging yang diberi tangan dan otak. Yang otaknya hampir mati karena tidak pernah berimajinasi, dan tangannya hampir lumpuh karena tidak lagi bisa menggoreskan sebatang pensil. Tapi seniman yang mati itu kini sedang mencoba kembali menggunakan otaknya untuk meluapkan isi kepalanya dan menggerakkan jemari yang sudah mulai kaku memberondong rangkaian huruf alphabet. Rangkaian kalimat diatas adalah bentuk 4LaY kondisi yang saat ini terjadi pada manusia terkeren ini. Sederhananya adalah