Indonesia Berduka

14 Feb 2014by Unknown | 0 komentar | Label: ,

Assalamualaikum wr wb
Selamat pagi kalo bukanya pagi pagi
Selamat siang kalo udah gak pagi lagi
& selamat malam buat kamu yang sedang menunggu datangnya pagi esok hari

    
2014. Tahun yang penuh duka bagi seluruh Rakyat Indonesia. Satu persatu elemen elemen dari tanah tercinta ini mengamuk tidak karuan. Mulai dari banjir (elemen air) yang melanda beberapa daerah di Indonesia termasuk di kota paling keren sejagad Indonesia, PATI.
Pati yang awalnya seisi kotanya dipenuhi dengan gedung gedung dan bangunan pencakar langit kini menjadi daratan yang rata dengan tanah karena gedung gedungnya hanyut terseret arus banjir. Ribuan hectare area persawahan yang awalnya berisi tanaman tanaman padi, ketela, jagung, tebu dan ganja kini menjadi padang lumpur super tebal. Ribuan petani gagal panen, 16.285 orang Pati dievakuasi, ratusan guru hanya bisa menganggur dirumah, siswa siswinya pun tidak bisa sekolah karena akses ke sekolah mereka tergenang air, para peternak bingung mengungsikan hewan hewan ternak mereka karena hamper semua daratan tergenang air. Hingga akhirnya beberapa dari mereka menjual hewan ternak dengan harga murah kepada para pemasok daging di pasar hewan, dan masih sangat banyak kerugiannya. Termasuk juga akses jalan pantura di kota ini terputus total selama beberapa hari. Ada lagi hal yang paling membuat resah warga Pati khususnya disekitar Juana, yaitu lepasnya 3 ekor buaya peliharaan seorang warga setempat. Jan bodoh tenan sing ndue boyo ki.. Tak hanya di Pati, banjir juga meluluh lantahkan kota kota lain disekitar Pati; Kudus, Demak, Semarang, Rembang, dan Jepara.

     Elemen tanah dan api pun tak mau ketinggalan. Meledaknya gunung sinabung beberapa waktu yang lalu (lupa tanggalnya) adalah contohnya. Sehingga mengakibatkan 17 orang Batak meninggal, puluhan hectare lahan pertanian dan perkebunan rusak, dan 1255 orang Batak harus dipindahkan dari tempat tinggal mereka. Kata teman saya sekampus yang asli orang Batak, akibat letusannya tidak parah, cuma semua perkebunannya gagal panen. Iku parah! Jan wong Batak bodoh,, Disaat para pahlawan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) sedang sibuk mengurus bantuan untuk warga sekitar gunung Sinabung, gunung lain pun meledak. Jedduarrrrr!!! Jam 22.50 WIB (13/02/14)  Gunung Kelud yang letaknya diperbatasan Kediri dan Blitar meledak! Akibatnya bisa dibilang amat sangat parah banget. Sekali letusan saja, abu vulkaniknya bisa sampai di 18 kota: Kediri, Blitar, Jogja, Surabaya, Ponorogo, Malang, Boyolali, Temanggung, Purworejo, Magelang, Pacitan, Solo, Ponorogo, Blitar, Boyolali, Pacitan, Surabaya, dan Ponorogo. Menurut sumber dari internet, abu vulkanik telah mencapai lebih dari 200km dari pusat letusan. PARAH!


Satu elemen lagi, Angin. Tidak banyak yang tahu tentang robohnya pohon di tepi jalan Kertajaya- Surabaya. Tapi saya tahu, karena kemarin saya lewat sana. Ini adalah bentuk sedikit kemarahan angin terhadap pohon. Tak diketahui sebabnya, mungkin ini karna masalah pribadi mereka. Meskipun tidak begitu parah dan bisa cepat diatasi, tapi robohnya pohon ini sempat membuat kemacetan selama beberapa jam dan menit. Untung walikotanya Bu Ri#ma, sehingga penanganannya cepat.
    Jadi menurut kesimpulan saya, pemerintah dan BNPB tidak perlu repot repot menangani ini sendirian ataupun bersama sama. Cukup temukan AVATAR si pengendali semua elemen!



Wassalamualaikum wr wb

0 komentar:

Posting Komentar